Jenis-jenis Tulang Penyusun Kerangka manusia

 0
Jenis-jenis Tulang Penyusun Kerangka manusiaby Ghazali Kareem Iffredistaon.Jenis-jenis Tulang Penyusun Kerangka manusiaEmail Print Manusia dan hewan vertebrata memiliki kemampuan menggerakkan tubuhnya. Setiap gerakan baik gerakan kompleks maupun yang paling sederhana seperti mengedipkan mata dan lain-lain melibatkan kerja berbagai macam jaringan. Kemampuan gerak tersebut disebabkan adanya aktivitas otot berupa kontraksi dan relaksasi ataupun kerja sama antara aktivitas sistem otot dan sistem rangka. Sistem rangka manusa tidak hanya […]
Manusia dan hewan vertebrata memiliki kemampuan menggerakkan tubuhnya. Setiap gerakan baik gerakan kompleks maupun yang paling sederhana seperti mengedipkan mata dan lain-lain melibatkan kerja berbagai macam jaringan. Kemampuan gerak tersebut disebabkan adanya aktivitas otot berupa kontraksi dan relaksasi ataupun kerja sama antara aktivitas sistem otot dan sistem rangka. Sistem rangka manusa tidak hanya berfungsi sebagai alat gerak saja. Fungsi lainnya adalah sebagai berikut:
1.       Sebagai penyokong tubuh dan pemberi bentuk

2.      Melindungi organ vital dalam tubuh, contohnya tulang tengkorak yang berfungsi sebagai pelindung otak.

3.      Memproduksi sel-sel darah merah

4.      Menyimpan mineral dan lemak

5.      Sebagai alat gerak dan melekatnya otot

Berikut jenis – jenis tulang ada dua, yaitu:

a.       Tulang Rawan (Kartilago)

hidung dan telingaapabila anda pegang maka akan terasa  bagian  yang lentur. Itu merupakan  contoh tulang rawan. Tulang rawan ditemukan pada embrio, anak-anak, dan orang dewasa. Tulang rawan pada embrio dan anak-anak berasal dari sel-sel mesenkim. Pada embrio, bagian dalam tulang rawan berongga dan berisi sel-sel pembentuk tulang disebut osteoblas.  Tulang rawan pada anak-anak lebih banyak mengandung sel-sel tulang rawan daripada matriksnya. Kondisi ini berkebalikan dengan tulang rawan pada orang dewasa yaitu  lebih banyak mengandung matriks. Tulang rawan pada orang dewasa terbentuk dari selaput rawan yang disebut perikondrium, banyak mengandung matriks. Tulang rawan pada orang dewasa terbentuk dari selaput rawan yang disebut perikondrium, yang banyak mengandung sel-sel pembentuk tulang rawan yang disebut kondrioblas. Tulang rawan ini dapat dijumpai pada bagian tubuh, di antaranya pada ujung tulang persendian, taju pedang, cincing batang tenggorok, daun telinga, antara tulang rusuk, antara ruas tulang belakang, dan lain-lain.

b.      Tulang Sejati (Osteon)

tulang sejati merupakan bagian sebuah tulang yang keras. salah satu contoh tulang sejati yaitu pergelangan tangan. Tulang sejati ini akan bersifat keras dan matriksnya banyak mengandung kalsium dan fosfat. Matriks tulang  juga banyak mengandung zat perekat. Di dalamnya terdapat jaringan-jaringan seperti sarang lebah yang sangat keras dan kuat, pada bagian tengah tulang terdapat sumsum tulang yang bertugas membuat sel darah merah dan sel darah putih.


Berdasarkan  matriksnya, yaitu tulang kompak dan tulang spons atau havers.

a.      Tulang kompak: tulang ini berstruktur padat. Biasanya terdapat pada tulang pipa.

b.      Tulang havers atau spons: tersusun dari tulang matriks yang berongga.

Berdasarkan pembagian tubuh dibagi menjadi menjadi 3 bagian yaitu:

A.     Tulang tengkorak


Tulang tengkorak merupakan tulang pembentuk kepala. Tulang-tulang tengkorak sebagian besar disusun tulang yang berbentuk pipih. Tulang-tulang tersebut saling berhubungan membentuk tengkorak. Di dalam tengkorak ini terdapat mata, otak, dan organ lainnya yang terlindung oleh tulang – tulang tengkorak tersebut. Hanya tulang rahang saja yang dapat digerakkan pada tulang tengkorak.


B.     Tulang badan

terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

·         Tulang belakang

·         Tulang dada

·         Tulang rusuk

·         Tulang panggul


C.     Tulang anggota gerak, terbagi menjadi dua bagian, yaitu:

·         Tulang anggota gerak bagian atas,

·         Tulang anggota gerak bagian bawah, 

Ilmu politik | Pengertian novel