Pengertian-Pengertian Kinerja dan Penilaiannya

 0
Pengertian-Pengertian Kinerja dan Penilaiannyaby Ghazali Kareem Iffredistaon.Pengertian-Pengertian Kinerja dan PenilaiannyaEmail Print Kinerja merupakan kata yang biasa digunakan dan ditemukan dalam sebuah manajemen atau sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan. Secara umum, yang dimaksud dengan pengertian kinerja adalah hasil dari sebuah pekerjaan atau kegiatan, baik seseorang maupun sekelompok orang, dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan dari organisasi tersebut. Pengertian lain dari kinerja dijabarkan oleh Payaman Simanjuntak […]
Kinerja merupakan kata yang biasa digunakan dan ditemukan dalam sebuah manajemen atau sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan. Secara umum, yang dimaksud dengan pengertian kinerja adalah hasil dari sebuah pekerjaan atau kegiatan, baik seseorang maupun sekelompok orang, dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan dari organisasi tersebut.


Pengertian lain dari kinerja dijabarkan oleh Payaman Simanjuntak (2005) sebagai berikut: “Kinerja adalah tingkat pencapaian hasil atas pelaksanaan tugas tertentu. Kinerja perusahaan adalah tingkat pencapaian hasil dalam rangka mewujudkan tujuan perusahaan. Manajemen kinerja adalah keseluruhan kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja perusahaan atau organisasi, termasuk kinerja masing-masing individu dan kelompok kerja di perusahaan tersebut.


Sedangkan menurut pengertian dari Suprihanto (Srimulyo, 1999 : 33), kinerja atau prestasi kinerja seorang karyawan pada dasarnya adalah hasil kerja seseorang karyawan selama periode tertentu dibandingkan dengan kemungkinan, misalnya standar, target atau sasaran atau kinerja yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama.


Menurut Tika (2006), kinerja adalah hasil-hasil fungsi pekerjaan atau kegiatan seseorang atau kelompok dalam suatu organisasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor untuk mencapai tujuan organisasi dalam periode waktu tertentu.


Apa yang bisa disimpulkan dari beberapa pendapat para ahli mengenai pengertian kinerja di atas, ditemukan benang merah bahwa kinerja maupun prestasi kerja adalah pencapaian hasil kerja seseorang. Hal ini berarti, kinerja berkaitan erat dengan kesuksesan perusahaan maupun organisasi  di mana orang tersebut bekerja, karena semakin baik kinerja yang dimiliki oleh para karyawannya berbanding lurus dengan semakin baiknya kinerja perusahaan secara keseluruhan.


Oleh karena kepentingannya, perlu dilakukan penilaian kinerja untuk mengetahui sejauh mana kegiatan organisasi tersebut efektif dan efisien. Penilaian kinerja sangat bermanfaat bagi organisasi secara keseluruhan, dengan adanya penilaian kinerja, maka kondisi kinerja karyawan dapat diketahui dengan tepat.


Inti dari sistem penilaian kinerja di semua organisasi adalah sama, yaitu untuk mencapai tujuan bersama organisasi, namun pada prakteknya, metode penilaian kinerja yang digunakan akan berbeda-beda tergantung organisasi itu sendiri. Kinerja dikatakan baik jika seseorang tersebut mampu memberikan hasil yang ditetapkan atau disepakati bersama, namun selain itu terdapat pula faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi penilaian kinerja seperti faktor ketepatan waktu, kerapihan, kepatuhan, dan lain-lain. Bisa jadi, dalam satu organisasi, kinerja karyawan tetap dikatakan baik meskipun orang tersebut sering datang terlambat dan tidak rapi namun dapat mencapai target maupun hasil yang diinginkan perusahaan. Sebaliknya, mungkin juga ditemukan organisasi yang menyebut kinerja tersebut tidak baik, karena meskipun telah mencapai hasil yang diinginkan perusahaan, namun gagal dalam faktor penunjang kinerja itu sendiri.


Bagaimanapun juga, penilaian kinerja merupakan hal penting yang sangat bermanfaat bagi organisasi karena perusahaan dapat melakukan penyesuaian kompensasi sesuai kinerja yang dicapai, serta dapat melakukan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia yang dibutuhkan sehingga akan tercapai situasi yang saling menguntungkan antar kedua belah pihak, yaitu karyawan dan organisasinya.