Puisi Kehidupan : Merayap di hangatnya mentari

 0
Puisi Kehidupan : Merayap di hangatnya mentariby Ghazali Kareem Iffredistaon.Puisi Kehidupan : Merayap di hangatnya mentariEmail Print Puisi kehidupan memberikan makna kehidupan kepada kita. Tak ada kehidupan yang berarti jika di dalamnya tidak terdapat sebuah makna. Apa yang di namakan kehidupan adalah sesuatu yang tidak diam, artinya pasti ada aktifitas di dalamnya. Manusia, hewan, dan makhluk hidup lainnya pasti mempunyai pola kehidupan masing-masing yang berbeda. Ketika pertama kali kita mendarat […]

Puisi kehidupan memberikan makna kehidupan kepada kita. Tak ada kehidupan yang berarti jika di dalamnya tidak terdapat sebuah makna. Apa yang di namakan kehidupan adalah sesuatu yang tidak diam, artinya pasti ada aktifitas di dalamnya. Manusia, hewan, dan makhluk hidup lainnya pasti mempunyai pola kehidupan masing-masing yang berbeda.


Ketika pertama kali kita mendarat ke bumi ini dari alam rahim ibu kita, itulah awal dari kehidupan di dunia. Bagi umat muslim kehidupan itu tidak hanya di dunia saja, tapi di alam akhirat nanti kita juga akan menemui kehidupan yang berbeda lagi. Kehidupan setelah mati. Menjalani hidup bukan sebuah tuntutan, tapi kesadaran dari masing-masing individu. Dimana ia harus memilih untuk terus melanjutkan kehidupn yang lebih bagus, dan lebih bagus lagi, atau hanya menikmati kehidupan yang Tuhan telah berikan. Di dalam sebuah kehidpuan terdapat dua masa yang menjadi tantangan kita , yaitu masa lalu dan masa depan.


Kenapa menjadi tantanga kita? Karena kita harus berusaha untuk tidak mengungkit atau menengok masa lalu yang suram agar bisa lebih optimis menyambut masa depan. Masa depan itulah yang akan menentukan kelayakan hidup kita. Jadi, hanya diri kita sendiri yang menentukan apakah masa depan kita baik atau buruk.

Menurut para ilmuwan dan filsuf mendefinisikan kehidupan itu masih menjadi tantangan bagi mereka, karena bagi mereka hidup adalah sebuah proses bukan substansi murni. Dan semua itu kembali ke diri kita masing-masing, hanya yang menjalani kehidupan itu sendiri yang bisa mendefinisikan apa itu kehidupan, bagaimana kehidupan, dan untuk apa sebenarnya kehidupan. Pada dasarnya manusia menjalani kehidupan sesuai dengan prinsip mereka masing-masing.



Merayap di Kehidupan

Mentari Mengintip Mengintai
Kabut membalut menyelimuti masa
Embun menetes membangunkan rantai jeruji
Dunia membuka cakrawala
                      
Selembar kertas putih, selembar dedaunan
     Berpacu mengejar matahari terbenam
                      
Pena berjalan, mengais ranting tebangan
                      Berlomba menggapai kemenangan

Menangis berderai airmata
Merintih Menguak lara
Berkeluh berlumur peluh
Bersedih terbalut pedih
                Tergelak mengundang tawa

Senang bergelimang tahta
Dusta bermandikan canda
Berpora dalam pesona

Dunia berdalih tentang keadilan
Dunia berwacana tentang kehidupan
Dunia tergantung dalam fikiran

       Tapi Dunia akan bersemayan dalam genggaman


Puisi kehidupan diatas membandingkan dua kehidupan. Antara kehidupan pada saat di bawah dan pada saat di atas, kehidupan yang bertolak belakang, kehidupan yang tidak sama, dan kehidupan antara si susah dan si senang. Itulah gambaran kehidupan menurut puisi di atas. Sebenarnya bagaiamana kehidupan melanda kita, sesering mungkin harus bersyukur apa adanya. Karena kehidupan itu kita tempuh dengan kerja keras kita, apa pun hasilnya Tuhan yang telah memberikan itu semua, peran manusia adalah berusaha, bertawakal, dan bersyukur dengan apa yang di berikan. Kehidupan bagian dari dunia, merayaplah dalam kehidupanmi, kuasai kehidupanmu, dan genggamlah duniamu.



Related Posts