Puisi Pahlawan : Senandung Untuk Negeri

 0
Puisi Pahlawan : Senandung Untuk Negeriby Ghazali Kareem Iffredistaon.Puisi Pahlawan : Senandung Untuk NegeriEmail Print Puisi Pahlawan ini di terbitkan untuk mengenang seluruh jasa para pahlawan yang telah memberikan seluruh jiwa raganya untuk kemerdekaan Negara kita tercinta. Indonesia. Bermodal tombak kayu, semangat yang membara dan keberanian yang luar biasa sungguh merupakan hal mulia yang tidak kita dapatkan di zaman sekarang. Memandang para musuh sebagai objek pekerjaan mereka bukan […]
Puisi Pahlawan ini di terbitkan untuk mengenang seluruh jasa para pahlawan yang telah memberikan seluruh jiwa raganya untuk kemerdekaan Negara kita tercinta. Indonesia. Bermodal tombak kayu, semangat yang membara dan keberanian yang luar biasa sungguh merupakan hal mulia yang tidak kita dapatkan di zaman sekarang. Memandang para musuh sebagai objek pekerjaan mereka bukan sebagai benda yang patut di takuti.

Pahlawan kita, mereka mengenal matahari tapi tak pernah memperdulikan teriknya. Mereka mengenal hujan, tapi tak pernah hiraukan basah kuyupnya. Mereka mengenal pagi sebagai awal perjuangannya, mereka mengenal siang sebagai puncak perjuanganya, bahkan mereka sangat bangga dengan senja sebagai pelepas lelahnya, tapi mereka tak pernah mengenal malam sebagai akhir dari perjuangannya. Sungguh besar tekad mereka untuk kehidupan kita yang lebih baik.  Pahlawan tak melihat kita, tapi mereka akan merasakan kehangatan saat kita mengenangnya.
Peluru menembus dada, asap api menutup mata, tapi rasa takut tak mampu menyelimuti hati mereka. Menang bukan tujuan mereka tapi merdeka adalah  perjuangan mereka. Sebagai muda-mudi Indonesia patutlah kita bangga dengan jasa-jasa para Pahlawan terdahulu. Dan rasa bangga itu tidak nikmat jika hanya di ucap, lebih sempurna jika kita mendedikasikan kebanggaan kita terhadap para pahlawan dengan berkarya, bekerja untuk mensejahterakan rakyat, atau bahkan selalu mencintai Indonesia ini. Rasa patriotisme kita belum sebesar rasa patiotisme para pahlawan, tapi setidaknya kita telah berusaha untuk selalu memperjuangkan kembali apa yang telah mereka berikan kepada bangsa Indonesia. Majulah Negeri Indonesia, majulah Bangsa Indonesia. Merdeka.


Pahlawan Senandung Mimpiku
Gambar wajah hitam putih
Bersemayam di sudut kelopak mataku
Berkobar api semangat di jiwa
Berderai peluh di dada
Tak hiraukan aku yang kau perjuangkan
Tak hiraukan dirimu yang kelelahan
Pahlawan Senandung Mimpiku
Kau lentera perjalananku
Memberi mimipi dalam semu
Memberi kasih jauh dihatimu

Kau enyahkan seluruh keluh kesahmu
Kau sapu bersih keinginan pribadimu
Kau ganti dengan sebuah kata
Kata yang tak akan pernah lepas
Lepas dari jiwa

Kata yang selalu jadi impian
Kata yang selalu jadi cita-cita
Kata itu selalu kau ucap saat kau berjuang
Kata yang kini ada tapi tak bermakna
“Merdeka” kau lantunkan dengan lantang
“Merdeka” kau persembahkan tanpa rasa bimbang
“Merdeka” kata itu yang kau perjuangkan

Pahlawan Senandung Mimpiku
Jadilah selalu kau pahlawanku
Jadilah selalu kau mimpiku
Tak kan ku hentikan senandung rinduku
Hanya untukmu oh Pahlawanku

Next >> Puisi pahlawan : Pemuda Merdeka

Dunia tidak pernah melarang kita untuk mengenang pahlawan, hanya kita yang membatasi kenangan itu. Siapa yang akan mengenang dan mengenal mereka kalau bukan kita yang mereka perjuangkan. Berdiri di lapangan, menatap bendera merah putih seraya bernyanyi Indonesia Raya dan menghenigkan cipta, itu hanya sekedar paksaan, formalitas, dan rutinitas. Yang paling utama adalah mengenal mereka, meneladani mereka, dan menjadikan mereka acuan mimpi kita. Bukan pada orang dan namanya tapi pada status dan semangatnya. Pahlawan.



Related Posts