Tumbuhan Dikotil dan Monokotil

 0
Tumbuhan Dikotil dan Monokotilby Ghazali Kareem Iffredistaon.Tumbuhan Dikotil dan MonokotilEmail Print Tumbuhan berbiji dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan berbiji tertutup. Tumbuhan berbiji tertutup masih dikelompokkan lagi menjadi dua jenis, yaitu tumbuhan dikotil (tumbuhan berkeping dua) dan tumbuhan monokotil (tumbuhan berkeping satu). Setiap jenis tumbuhan berkeping biji itu diketahui memiliki ciri-ciri dan karakteristik yang berbeda, yang dapat dibedakan sesuai dengan […]
Tumbuhan berbiji dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu tumbuhan berbiji terbuka dan tumbuhan berbiji tertutup. Tumbuhan berbiji tertutup masih dikelompokkan lagi menjadi dua jenis, yaitu tumbuhan dikotil (tumbuhan berkeping dua) dan tumbuhan monokotil (tumbuhan berkeping satu).


Setiap jenis tumbuhan berkeping biji itu diketahui memiliki ciri-ciri dan karakteristik yang berbeda, yang dapat dibedakan sesuai dengan bentuk-bentuk fisik dari tanaman yang digolongkan ke dalam dua kelompok tersebut. Yang disebut dengan tumbuhan dikotil adalah tumbuhan yang berkeping dua, sedangkan tumbuhan monokotil adalah tumbuhan berbiji satu/tunggal.

Kebanyakan tumbuhan yang kita lihat dalam kehidupan sehari-hari adalah tumbuhan dikotil. Ada 199.350 jenis spesies yang berbeda yang termasuk di dalam tumbuhan dikotil. Semua spesies ini terbagi menjadi bermacam-macam kelompok berdasarkan struktur tumbuhannya. Beberapa contoh dari kelompok keluarga dikotil adalah sebagai berikut:
  • Epacridaceae
  • Leguminosae
  • Lauraceae
  • Scorphulariaceae
  • Asteraceae
  • Rhamnaceae
  • Euphorbiaceae
  • Lamiaceae
  • Rutaceae
  • Casuarinaceae
  • Rubiaceae
  • Apiaceae
  • dan lain-lain
Dari 400 tumbuhan yang termasuk di dalam kelompok tumbuhan berbiji tertutup, 80 di antaranya adalah tumbuhan monokotil, sedangkan sisanya merupakan tumbuhan dikotil.

Tumbuhan dikotil dapat dilihat dari struktur bijinya, dedaunan dan bunganya, yang berbeda bentuk dari tumbuhan monokotil.


Tumbuhan dikotil biasanya memiliki biji yang berkecambah dan berbelah dua serta memiliki dua daun lembaga (biji berkeping dua), sedangkan tumbuhan monokotil hanya memiliki biji berkecambah yang utuh dan tidak membelah sehingga disebut berkeping satu.


Tumbuhan dikotil memiliki tulang daun yang menyirip atau menjari, sedangkan tumbuhan monokotil memiliki tulang daun yang sejajar atau melengkung.


Bagian bunga dari tumbuhan dikotil berjumlah 4, 5, atau kelipatannya. Bagian bunga tumbuhan monokotil biasanya berjumlah 3 atau kelipatannya.


Beberapa contoh tumbuhan yang merupakan tanaman dikotil adalah: pohon jarak, terong, bunga matahari, jambu air, kacang, dll. Sedangkan beberapa contoh tumbuhan yang merupakan tanaman monokotil adalah: kelapa, pisang ambon, jagung, kunyit, anggrek, dll.


Salah satu bagian terpenting dari tumbuhan adalah kambium. Yang disebut dengan kambium adalah jaringan yang bisa menghasilkan pertumbuhan sekunder pada batang dan akar. Kambium merupakan kumpulan sel yang sedang membelah yang terdapat di antara xilem dan floem. Pada tumbuhan besar, kambium biasanya digunakan sebagai tanda alami penghitung usia tumbuhan tersebut.


Ada dua macam jenis kambium, kambium gabus dan kambium pembuluh. Kambium gabus membentuk silinder di bawah epidermis, dan memproduksi sel gabus untuk menggantikan epidermis, yang pecah sebagai perpanjangan batang dan akar, dan membentuk kulit kayu. Kambium pembuluh memproduksi phloem baru di bagian luar dan xylem di bagian dalam, meninggalkan lapisan pembuluh sel yang mengalirkan nutrisi dan udara untuk dibagikan di bagian tengah tanaman.

Pohon pisang | Keajaiban pohon mangga



Related Posts