Dunia Balap Motor Drag Race

 0
Dunia Balap Motor Drag Raceby Ghazali Kareem Iffredistaon.Dunia Balap Motor Drag RaceEmail Print Balapan motor drag race lebih dikenal masyarakat sebagai balapan liar atau trek-trekan. Hal ini karena perkembangan dunia balap motor drag race yang tidak mendapat perhatian penuh seperti dunia balap motor cross atau dunia balap motor lainnya di tanah air. Ajang balapan motor drag race ini berbeda dengan jenis balapan yang lain jika dilihat […]
Balapan motor drag race lebih dikenal masyarakat sebagai balapan liar atau trek-trekan. Hal ini karena perkembangan dunia balap motor drag race yang tidak mendapat perhatian penuh seperti dunia balap motor cross atau dunia balap motor lainnya di tanah air. Ajang balapan motor drag race ini berbeda dengan jenis balapan yang lain jika dilihat dari jenis motor yang digunakan dan cara penentuan pemenangnya.
Balap motor drag race menggunakan motor yang terlihat ceking. Dengan bodi motor yang terkesan diletakkan seadanya (ya, cukup ada rangka, ban dan mesin saja) serta ban dan velg motor yang berukuran kecil, dibawah standar ukuran ban normal pada umumnya. Mungkin ada orang yang bertanya, kenapa motor drag race berpenampilan fisik apa adanya? Karena dalam dunia balap motor drag race, yang dinilai bukanlah penampilan fisiknya melainkan kemampuan kecepatan dalam arena balap motor drag race.
Beberapa tahun yang lalu, motor drag race kembali diangkat di dunia otomotif. Terutama dengan mulai maraknya beredar motor matik. Motor matik mulai dilirik untuk mengisi dunia balap motor drag race. Didukung dengan bodi yang kecil dan ringan tetapi memiliki tenaga yang besar, membuat motor matik menjadi pilihan baru di dalam dunia motor drag race.
Seiring dengan perkembangannya yang semakin pesat, masyarakat mulai menilai bahwa penggunaan motor drag race pada balapan tidak memiliki standar keamanan yang memadai bagi pengendaranya. Hal ini dinilai masyarakat dari tampilan fisik motor drag race yang (menurut masyarakat) jauh dari standar. Selain itu, balap drag race liar yang makin marak semakin meresahkan masyarakat dan menganggap bahwa jenis aliran ini membawa dampak buruk bagi anak bangsa, karena pelaku balap motor drag race liar cenderung melakukan balapan tanpa menggunakan helm balap dan pelindung tubuh lainnya, alias balapan seadanya.
Kenyataannya saat ini, motor drag race bukan saja digunakan dalam dunia balapan, tetapi merambah kepada penggunaan sehari-hari. Misalnya untuk bersekolah, sekedar jalan-jalan bahkan bekerja. Dan akhirnya, semakin banyak motor keluaran standar pabrikan berubah wujud menjadi motor yang cungkring ini.
Karena adanya pemahaman motor drag race di Indonesia yang masih menganut paham minimalis. Modifikasi motor menjadi motor drag race cukup dengan membuang bagian bodi yang tidak penting untuk mengurangi beban serta sasis motor. Kebanyakan modifikator motor drag race memodifikasi sasis motor asli karena dirasa tidak sesuai dengan gaya berkendara dan tergolong berat.
Modifikasi minimalis lainnya mencakup shockbreaker. Penggantian shockbreaker dengan jenis yang sesuai dengan bodi motor. Lalu penggunaan ban dan velg motor. Ban dan velg motor akan diganti menjadi ukuran yang lebih kecil untuk memperkecil beban motor ketika digunakan. Dan yang terakhir melakukan perubahan pada sistem permesinan seperti piston, karburator, kabel busi sesuai dengan spesifikasi motor drag race yang digunakan untuk balapan. Lalu melakukan setelan mesin sesuai dengan modifikasi yang dilakukan.
Sebenarnya memodifikasi motor menjadi motor drag race sah-sah saja, asalkan kendaraan ini digunakan sesuai dengan fungsinya. Bukan untuk sekedar gaya-gayaan atau ugal-ugalan di jalanan. Selain itu, modifikator motor drag race haruslah tetap memperhatikan faktor keselamatan ketika motor ini digunakan.
Tips Modifikasi Motor | Jenis Velg motor



Related Posts