Pelestarian Hewan Langka

 0
Pelestarian Hewan Langkaby Ghazali Kareem Iffredistaon.Pelestarian Hewan LangkaEmail Print Pentingnya Melestarikan Hewan Langka (12/04). Dalam kehidupan di muka bumi ini, kehadiran tumbuhan dan hewan memiliki pengaruh yang penting bagi kelangsungan hidup manusia. Tumbuhan, hewan dan manusia berada dalam satu rantai makanan, yang dimana jika satu saja unsur penyusun rantai makanan ini hilang makan runtuhlah ekosistem yang ada. Tumbuhan dan hewan yang penting bagi […]
Pentingnya Melestarikan Hewan Langka (12/04). Dalam kehidupan di muka bumi ini, kehadiran tumbuhan dan hewan memiliki pengaruh yang penting bagi kelangsungan hidup manusia. Tumbuhan, hewan dan manusia berada dalam satu rantai makanan, yang dimana jika satu saja unsur penyusun rantai makanan ini hilang makan runtuhlah ekosistem yang ada. Tumbuhan dan hewan yang penting bagi manusia di jaman sekarang ini sudah semakin sulit ditemukan, bahkan beberapa sudah ditetapkan sebagai status tumbuhan dan hewan langka. Sehingga alangkah pentingnya kita berusaha melestarikan hewan langka dan tumbuhan langka yang ada di muka bumi ini.


Semakin banyaknya hewan langka yang menyandang status terancam punah/langka tidak diiringi dengan kesadaran manusia akan pentingnya usaha pelestarian. Rendahnya tingkat kepedulian menjadi masalah utama saat ini. Beberapa hewan khas Indonesia yang saat ini sudah tergolong langka seperti Badak Jawa, Badak Sumatera, Macan Tutul Jawa, Rusa Bawean, Harimau Sumatera, Orangutan Sumatera, Burung Elang Jawa dan Kera Hitam Sulawesi.


Hewan-hewan ini semakin hari semakin berkurang jumlahnya di alam, baik akibat hilangnya ekosistem tempat mereka tinggal dan mencari makan hingga adanya perburuan liar yang tidak diawasi oleh pihak kepolisian hutan. Selain dua faktor tadi, adanya faktor daya reproduksi hewan tersebut yang sangat rendah dan faktor bencana alam juga menjadi salah satu penyebab hewan-hewan tersebut menjadi langka dan terancam penuh. Seperti ketika ada bencana alam letusan gunung Merapi di Sleman, Yogyakarta. Letusan ini telah menyebabkan hilangnya populasi hewan yang tinggal di hutan juga hewan ternak milik warga.


Daya reproduksi dan regenerasi yang rendah menyebabkan beberapa jenis spesies membutuhkan waktu yang lama untuk berkembang biak dan ada beberapa jenis hewan langka yang mengalami kesulitan dalam proses perkawinan seperti badak. Badak betina yang hanya memiliki masa subur selama 3 hari dalam setahun menyebabkan hewan ini memiliki tingkat kehamilan dan kelahiran yang rendah dibandingkan hewan-hewan lainnya.


Melestarikan hewan langka sangat penting dilakukan, karena keberadaan hewan-hewan ini mempengaruhi keseimbangan ekosistem di alam dan kelangsungan hidup manusia. Karena hewan adalah salah satu sumber protein nabati dan protein yang dibutuhkan oleh tubuh manusia untuk tumbuh dan berkembang.


Selain itu, hewan langka ini haruslah dilestarikan agar kelak anak cucu kita masih bisa melihatnya di alam nyata, bukan dalam bentuk hewan yang telah diawetkan di museum. Sungguh menyedihkan jika kelak kita hanya bisa menceritakan keberadaan hewan langka ini kepada anak cucu kita tanpa menunjukkan wujud asli hewannya. Dan bukankah sesuatu hal yang membanggakan bagi sebuah bangsa jika bangsa tersebut mampu melestarikan hewan langka yang hanya ada di negaranya dan mampu mengembalikan jumlahnya di alam liar.


Banyak cara yang dapat dilakukan sebagai usaha untuk melestarikan hewan-hewan langka, seperti mendirikan cagar alam sebagai tempat perlindungan dan pelestarian hewan langka, menentukan sebuah hutan menjadi hutan lindung dimana di daerah tersebut dilarang mengadakan perburuan liar atau mengambil hewan langka yang dilindungi. Melakukan inseminasi buatan yaitu melakukan proses reproduksi pada hewan dengan cara menyuntikkan sperma hewan jantan kepada sel telur hewan betina. Hal ini mampu membantu proses perkembang biakan hewan yang mengalami kesulitan dalam proses reproduksi.


Dan cara terakhir adalah dengan tidak memelihara hewan langka menjadi hewan peliharaan pribadi. Mungkin alasan memeliharanya adalah dengan tujuan untuk melindungi dan melestarikan, akan tetapi lebih baik jika mereka hidup di alam aslinya. Karena memelihara hewan langka di luar habitat aslinya justru akan menimbulkan rasa stress dan menghilangkan sifat asli hewan tersebut.

Sepeda Unik | Kehidupan Kuda Nil



Related Posts